CONTAC ME

Status YM
Chat With Me at Yahoo

Selasa, 19 April 2011

TUGASKU (SISTEM PAKAR)

Untuk memenuhi Tugas dari dosen saya, saya pun membuat konsep tentang sistem pakar, tetapi disini saya hanya memberikan konsepnya saja seperti dibawah ini tanpa tampilan aplikasi untuk sistem pakar pada Bank BNI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah


PT.BNI (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang perbankan yang melayani jasa perbankan di Indonesia. Dalam penerimaan karyawannya, PT.BNI (Persero) mengadakan penerimaan secara mandiri di lingkungan PT. BNI (Persero).
Seleksi penerimaan karyawan untuk menentukan kelulusan, dilaksanakan dalam beberapa tahapan yaitu seleksi akademis, clearance test, dan test kesehatan, sedangkan untuk penempatan departemen dipertimbangkan berdasarkan jenis keahlian, hasil wawancara, dan hasil psikotest. Kendala yang sering ditemukan dalam proses penerimaan karyawan di PT.BNI (Persero) yaitu sulitnya menentukan pelamar mana yang memenuhi kriteria untuk menjadi karyawan PT.BNI (Persero) dari sekian banyak pelamar sedangkan pelamar yang akan diterima menjadi karyawan terbatas. Selain itu penentuan dalam penempatan karyawan pada departemen tertentu membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga dinilai kurang efisien.
Dalam keadaan tersebut pihak PT. BNI (Persero) membutuhkan sistem yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk menentukan pelamar mana yang benar – benar berkompeten dan layak menjadi karyawan serta untuk memberikan rekomendasi penempatan pada departemen yang tersedia. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka dibangunlah suatu sistem pendukung keputusan untuk penerimaan karyawan pada departemen tertentu.

1.2 Identifikasi Masalah

Dilihat dari fenomena yang terjadi di PT. BNI ersero) saat ini terdapat masalah – masalah dalam proses penerimaan karyawan, diantaranya :
1. Sulitnya menentukan pelamar mana yang benar – benar berkompeten dan layak menjadi karyawan PT. BNIersero).
2. Penempatan karyawan pada departemen yang tersedia kurang efisien.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan untuk membantu penentuan siapa yang layak menjadi karyawan PT. BNI (persero).
Berdasarkan kebutuhan tersebut, maka diperoleh rumusan masalah bagaimana membangun Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan pada Departemen Tertentu di PT. BNI(persero).

1.3 Maksud dan tujuan

Maksud dari pembangunan aplikasi ini adalah untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan pada Departemen Tertentu di PT. BNI (Persero).
Adapun tujuan dari pembangunan aplikasi ini adalah :
1. Memudahkan menentukan pelamar mana yang benar – benar berkompeten dan layak menjadi karyawan PT. Pindad (Persero).
2. Memudahkan menentukan penempatan karyawan pada departemen tertentu sesuai dengan keahlian yang dimiliki dan kebutuhan.

1.4 Batasan Masalah

Adapun ruang lingkup kajian yang akan dibangun adalah sebagai berikut :
a. Data yang akan diolah dalam sistem ini adalah data pelamar, data hasil test pelamar yang meliputi hasil test akademis, clearance test, test kesehatan, wawancara dan psikotest, serta data departemen yang akan diduduki pelamar.
b. Proses yang ditangani dalam sistem ini adalah pengolahan data kriteria seleksi, kriteria departemen, standar nilai, user, departemen, pelamar, penilaian, proses pengambilan keputusan dalam menentukan penerimaan karyawan, dan proses penempatan karyawan pada departemen yang tersedia.
c. Keluaran dari sistem yang dibangun berupa informasi hasil keputusan penerimaan karyawan beserta departemen yang akan diduduki.
d. Sistem pengambilan keputusan penerimaan karyawan yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Logic.
e. Model analisis perangkat lunak yang digunakan adalah pemodelan analisis terstruktur. Alat yang digunakan adalah flowmap dan diagram E-R, dan untuk menggambarkan proses yang digunakan adalah DFD (Data Flow Diagram).
f. Perangkat lunak yang digunakan pada sisi server, yaitu Microsoft Windows XP sebagai sistem operasi, Visual Basic sebagai bahasa pemrograman, MySQL sebagai Server Database Management System, sedangkan pada sisi client, yaitu Microsoft Windows XP sebagai sistem operasi dan aplikasi ini berbentuk exe

1.5 Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian yang akan digunakan dalam menyusun tugas akhir ini adalah metode Analisis Deskriptif, yaitu suatu metode yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang hal-hal yang diperlukan, melalui tahapan sebagai berikut:

1. Pengumpulan data

Merupakan tahap awal dari pembangunan aplikasi yaitu dengan menentukan data – data apa saja yang menjadi acuan dalam pembangunan aplikasi. Pengumpulan datanya dilakukan dengan dua metode:
a. Observasi

Teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan ke lingkungan objek yang diteliti serta pengisian form data dari pihak pelamar.
b. Interview

Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara langsung kepada staf PT. BNI (Persero) yaitu bidang administrasi dan keuangan.

2. Pembangunan Perangkat Lunak

Pembangunan aplikasi ini menggunakan metodologi Waterfall dengan gambar sebagai berikut:

Rekayasa sistem Analisis sistem Perancangan sistem Pengkodean sistem Pengujian sistem Pemeliharaan sistem Umpan balik
Gambar . Skema Waterfall

Not Shared


a. Rekayasa sistem

Tahap ini merupakan kegiatan pengumpulan data sebagai pendukung pembangunan sistem serta menentukan ke arah mana aplikasi ini akan dibangun.
b. Analisis

Merupakan tahap pengumpulan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh aplikasi yang akan dibangun.
c. Perancangan

Tahap perancangan interface yang mudah dimengerti user yang mengacu pada data – data analisis.
d. Pengkodean

Tahap penerjemahan data yang telah dirancang kedalam bahasa pemrograman tertentu. Dalam pembangunan apikasi ini menggunakan Visual Basic (vb)
e. Pengujian

Merupakan tahap pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun. Pada tahap ini menggunakan dua metode pengujian, yaitu pengujian alpha dan pengujian beta. Pengujian alpha dilakukan dengan metode black box untuk menguji fungsional sistem seperti kesalahan sintak, terminasi dan kesalahan interface apakah sudah sesuai dengan fungsi yang dibangun. Sedangkan pengujian beta dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada staf PT. BNI (Persero).
f. Pemeliharaan

Mengoperasikan aplikasi dilingkungannya dan melakukan pemeliharaan, seperti penyesuaian atau perubahan karena adaptasi dengan situasi yang sebenarnya
Umpan Balik: merupakan respon dari pengguna sistem yang bisa digunakan untuk mengetahui sejauh mana aplikasi yang dibangun diterima oleh penggunanya. 1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan ini dibagi dalam beberapa bab dengan pokok pembahasan secara umum sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan bagian yang mengemukakan latar belakang, perumusan masalah, maksud dan tujuan, batasan masalah, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama yaitu tinjauan perusahaan, berisi penjelasan tentang sejarah singkat, visi, misi dan struktur organisasi. Bagian kedua berupa landasan teori, berisi teori-teori pendukung yang digunakan untuk membangun sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan pada departemen tertentu di PT. BNI (Persero).


BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
Bab ini berisi analisi kebutuhan dalam membangun aplikasi ini, analisis sistem yang sedang berjalan pada aplikasi ini sesuai dengan metode pembangunan perangkat lunak yang digunakan. Selain itu terdapat juga perancangan antarmuka untuk aplikasi yang akan dibangun sesuai dengan hasil analisis yang telah dibuat.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM
Bab ini berisi hasil implementasi dari hasil analisis dan perancangan sistem yang telah dibuat disertai juga hasil pengujian sistem yang dilakukan di PT. BNI (Persero) sehingga diketahui apakah sistem yang dibangun sudah memenuhi syarat sebagai aplikasi yang user-friendly.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab ini berisi kesimpulan dari uraian proses pembangunan aplikasi dan saran-saran tentang aplikasi ini untuk masa yang akan datang.

Senin, 18 April 2011

Simbol Komputer? Bagaimana Asal Usulnya

Sudah kenal dengan simbol @ yang sering disebut “at”, “a keong”, atau sebutan lain, kan? Dari mana sih sebetulnya simbol itu dan simbol-simbol lain yang sering dipakai dalam dunia komputer berasal?


Pada saat Perang Dunia II para insinyur mengartikan angka 0 sebagai “mati” dan 1 sebagai “nyala”. Tahun 1973, International Electrotechnical Commission membuat logo berupa lingkaran yang ditusuk oleh garis, untuk menunjukkan keadaan siaga (stand by). Lalu, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) menganggap logo itu tak menggambarkan arti sebenarnya. IEEE lalu membuat logo itu mengacu pada tombol daya.

Para pengembang Mac sedang berembuk untuk membuat sebuah tombol spesial, tombol Command. Tadinya, tombol itu akan memakai logo Apple. Tapi, Steve Jobs kurang suka. “Terlalu banyak logo Apple di layar. Saya blenger!,” Andy Hertzfeld, salah satu pengembang Mac, mengutip Jobs pada saat bercerita kepada Popsci. Seorang artis digital Susan Kare melihat-lihat simbol-simbol internasional dan pandangannya jatuh kepada sebuah simbol yang menandakan ada atraksi di tempat berkemah. Simbol itu juga dikenal sebagai “perulangan Gorgon” dan dalam standar Unicode, arti simbol itu adalah “tempat simbol-simbol menarik”.

Ada raja dari Denmark yang juga dikenal sebagai ahli buah arbei biru–salah satu giginya berwarna biru–bernama Harald Blåtand. Logo Bluetooth yang dipakai saat ini merupakan perpaduan dari inisialnya. Blåtand juga terkenal karena menyatukan berbagai kepentingan politik dari kelompok yang sekarang dikenal dengan nama Norwegia, Swedia, dan Denmark. Seperti halnya fungsi Bluetooth saat ini: menghubungkan beberapa alat agar dapat berkomunikasi.

Logo USB seperti trisula, betul? Memang dari situlah idenya. Toh perangkat USB, seperti flash disk dan modem, juga ditusukkan seperti trisula. Bedanya, kalau ketiga ujung trisula berbentuk segitiga, ketiga ujung logo USB terdiri dari lingkaran, segitiga, dan segiempat. Ketiga bentuk itu menandakan kalau USB bisa dipakai oleh berbagai periferal.

Tombol Play memang tidak asli berasal dari komputer. Tombol ini ditambahkan ke keyboard sebagai fungsi multimedia. Pada tahun 1960-an, logo segitiga ini dipakai sebagai simbol tape deck. Arah segitiga menunjukkan arah putaran pita kaset.

Ada yang bilang simbol Pause ini merupakan modifikasi simbol Stop yang dibelah. Tahu kan kalau simbol Stop adalah bujur sangkar? Pendapat lain menyebutkan kalau tombol Stop ini berasal dari salah satu simbol dalam bagan elektronika, yakni simbol yang menunjukkan hubungan terbuka. Ada juga yang berpendapat kalau simbol berupa dua garis itu berasal dari notasi musik, penggalan (caesura).

Logo siaga (stand by) yang dibentuk dari angka 0 dan 1 dipakai untuk simbol tombol daya–di awal artikel sudah disebut. Nah, IEEE merasa bertanggung jawab mencari tombol baru sebagai logo siaga. Dapatlah simbol bergambar bulan. IEEE pun mengubah istilah “siaga” menjadi “tidur” alias sleep.

Simbol @ dipakai oleh para akuntan pada tahun 1885 sebagai singkatan dari “at the rate of”. Mundur lagi ke masa lampau, konon para biksu telah memakai simbol ini untuk pengganti kata “di” atau “kea arah”. Simbol ini dipakai dalam dunia komputer ketika seorang Raymond Tomlinson, programmer dari Bolt, Beranek & Newmann menggunakannya untuk memisahkan nama komputer (yang sudah terhubung ke jaringan) dari penggunanya.

Tahun 1995, para pengembang di Apple sudah selesai mendesain FireWire. Tapi, mereka belum mendapatkan simbol yang tepat untuk menggambarkan fungsi FireWire yang menawarkan kecepatan tinggi untuk perangkat audio dan video. Setelah beberapa saat, mereka berhasil membuat simbol yang memiliki tiga cabang. Ketiga cabang itu mewakili video, audio, dan data. Awalnya simbol FireWire berwarna merah, tapi tanpa alasan yang jelas, warna simbol berubah jadi kuning.

Simbol ini disebut “bola pantai” yang menandakan “kematian” (spinning beach ball of death–SBBOD). Inilah logo yang muncul di Mac ketika ada sebuah program yang hang. Apple secara resmi menyebutnya sebagai “spinning wait cursor”. Asal mula simbol yang dipakai di kursor ini masih jadi misteri. Tapi, bila dirunut, simbol ini merupakan evolusi simbol yang lebih dulu dipakai Apple, yakni simbol jam tangan.

Menurut desainernya, David Hill dari IBM, simbol ethernet menggambarkan adanya jaringan komputer yang sedang aktif. Kotak-kotak dalam simbol tersebut, yang disusun tanpa hierarki, menyimbolkan komputer-komputer yang terhubung dalam jaringan.

Beberapa hari yang lalu saya sering kena “Generic Host For Win32 error” dan kemudian koneksi internet terputus dan ngga’ bisa reconnect lagi, satu-satunya jalan harus restart komputer. Tapi selang beberapa jam kejadiannya seperti itu terulang lagi, saya pikir sistemnya crash. Kemudian saya lakukan perbaikan dengan memakai norton utility (win doctor) dan scan dengan norton corporate antivirus serta xoftspy anti spyware. Ternyata ngga’ ada efeknya sama sekali dan masih juga sering keluar error svchost.exe nya.

Akhirnya setelah ngobok-obok google ketemu solusinya dan sampai sekarang ngga’ pernah keluar lagi pesan error Generic Host For Win32
Caranya manualnya sebagai berikut :


Buka registry editor, start – run – ketik regedit – ok
masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters, kemudian pada kolom sebelah kanan cari TransportBindName dan klik 2x
Setelah itu kosongin parameter pada Value data dan klik OK



Terakhir masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE, cari EnableDCOM pada kolom sebelah kanan dan klik 2x. Pada kolom parameter Value data secara default akan terisi Y, ganti Y menjadi N kemudian klik OK.

Tutup registry editor dan aplikasi lainnya kemudian restart

Cara yang di atas jika dipergunakan untuk jaringan lokal akan menemui beberapa kendala, soalnya port 445 dan 135 ditutup.

http://www.blogger.com/img/blank.gif
Info tambahan : kunjungi microsoft help and support tentang permasalahan Generic Host Process for Win32 Services Error






sumber :

Senin, 04 April 2011

kumpulan software buat para web master dan blogger

neh buat kalian yang membutuhkan untuk keprluan web ataupun blog kalian... langsung saja pilih dengan kegunaan masing2
aplikasi yang digunakan untuk melihat informasi di jaringan.. :download
buat yang suka download-download yang berat-berat :download
dipake untuk membuat video tutorial :klik
dipake untuk membuat cover ebook kalau anda lagi buat ebook :klik
buat yang lagi mau membuat banner blog nya atau banner iklan :klik
aplikasi ini banyak digunakan internet marketer : klik disini
software untuk beriklan di banyak iklan baris dengan lebih cepat.. daripada harus mengetik berulang2 : klik
software untuk mengirim data ke webhosting :klik
untuk membuat file animasi sederhana dengan ekstensi .gif : klik
nih software buat merubah format video, bisa dari wmv ke mp4 dan format lainnya : klik

silahkan dicoba gan

Aplikasi Convert PDF ke word sekaligus edit langsung

Kalau Anda termasuk orang yang banyak berhubungan dengan file PDF, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan Nitro PDF Reader. Bukan hanya sebatas sebagai pembaca file pdf, Nitro PDF Reader juga dapat digunakan untuk mengconvert file dari Microsoft Office ke file PDF, mengedit file PDF dan membuat file PDF baru.

Fitur dari Nitro PDF Reader adalah sebagai berikut:

* Menggunakan tab pada interfacenya (seperti tab pada Firefox), sehingga Anda tidak perlu membuka banyak window saat membuka banyak file PDF
* Fasilitas undo, redo, bookmark
* Convert file Microsoft Office, WordPerfect, HTML, Text dan image menjadi file PDF
* Anda dapat langsung mengedit file PDF, misalnya menambahkan text, menambahkan tanda tangan digital, memberi catatan dan komentar, dll.
* Mengekstrak image dari file PDF
* Mengekstrak atau mengconvert dari file PDF menjadi file teks
* PDF Printer, yang memungkinkan Anda untuk mengconvert semua jenis file menjadi file PDF.
download

kumpulan software decompiler

setelah jalan2 muter2..... ternyata dapat software decompiler... luamayan gan,, buat liat syntax sebuah aplikasi
untuk decompiler c# : klik disini
untuk decompiler vb : klik disini
silahkan dicoba gan :-D

Sabtu, 04 Desember 2010

Perintah Internal dan Eksternal Command Prompt



Saat pertama kali dulu kita belajar komputer kita hanya diperkenalkan mengenai program DOS. Dalam pengoperasian DOS terdapat Command-command / perintah yang dikelompokkan dalam 2 kelompok yaitu :

1. Internal Command (Perintah internal)
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua instruksi. internal sudah ditampung dalam file command.com.

Pada kesempatan kali ini kita akan memepelajari tentang Perintah Internal dan Eksternal pada Command Prompt..

1. Perintah Internal
Perintah Internal adalah perintah-perintah yang memerlukan suatu file untuk memproses perintah tersebut. Untuk mempermudah mempelajari fasilitas DOS maka tiap perintah sudah terdapat file Help Untuk menjalankannya bisa digunakan perintah seperti contoh berikut:


1. Copy
Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory tugas di disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil perintah diatas sbb:
Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu berupa file TUGASM~1.doc
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive A ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.

2. DEL
Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
Gambar sebelum di delete.
Gambar setelah dilakukan perintah del*.doc
Lihat isi directory dengan dir

3. DIR
Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b)
Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
* /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
* /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
* /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan attribute+h (Hidden).
* /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
* n berdasarkan nama file (alphabet).
* e berdasarkan tipe file (extension).
* S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
* D berdasarkan tanggal dan waktu
* untuk mengembalikan instruksi.
* /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
* /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
* /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
* /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
Contoh:
C:\>dir
Menampilkan file-file dalam root directory

4. REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi tugasku.doc
Setelah di rename maka akan menghasilkan berikut ini :

5. VOL
Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol

6. TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
Maka akan menghasilkan.

7. MD / MKDIR (Make directory)
Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir

8. CD /CHDIR (Change Directory)
Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622

9. RD (Remove Directory)
Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]
Perintah RD digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa menghapus sebuah directory adalah:
* Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar dari subdirektori tersebut.
* Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak kosong gunakan instruksi del*.*
Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.
Kemudian Hapus directory dos 622

10. DATE
Berfungsi untuk mengubah tanggal dari system dos.Bentuk/format pengisiannya adalah mm-dd-yy atau bulan,tanggal,tahun.

11. CLS
Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer computer.
Setelah menggunakan perintah cls maka tampilannya akan menjadi seperti gambar
dibawah ini :

12. TIME
Digunakan untuk merubah system waktu yang ada pada dos:

13. PROMPT
Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]
Parameter yang ada:
* $g :menempilkan karakter>
* $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
* $n :menampilkan default disk yang digunakan.
* $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
* $q :menampikan karakter “=”
* $t :menampilkan jam yang aktif
* $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
* $$ :menampilkan karakter “$”.
* $_ :pindah baris (line feed).
* $1 :menampilkan karakter < . * $b :menampilkan karakter !. * $d :menampilkan tanggal yang aktif. * $e :berfungsi sebagai tombol ESC. Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara default bentuk prompt adalah : C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file AUTOEXEC.BAT

14. VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver

Untuk selanjutnya
2. Perintah External

Perintah External (External Command) Perintah – perintah yang memerlukan suatu file untuk memproses perintah tersebut. Dibawah ini akan dibahas beberapa contoh perintah external ;

1. CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang ditemukan pada FAT(file system), keutuhan dari file dan disk,menampilkan total memory yang masih tersedia,melihat sistemnya serta dapat juga memperbaikinya bila ada kesalahan. Jika CHKDSK menjumpai adanya error maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
* /F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
* /V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika terjadi kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan atau error tersebut.
Gambar CHKDSK

2.DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X. Perintah ini bisa
digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya
Bentuk Umum:
DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V) Switches
* /1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
* /V :menguji file yang telah disalin.
Contoh:
A:diskcopy A: A:
Mengkopy dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy A: B:
Mengkopi sumber A: ke B:
Note:
Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk. Diskcopy tidak bisa
digunakan untuk mengkopy dari dan ke harddisk.

3.FDISK
Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang dimiliki serta dapat juga melakukan:
* Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
* Mengatur partisi yang aktif.
* Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum:
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
* /status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari system komputer kita.
* /mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan hilang jadi backuplah terlebih dahulu
Menu Utama FDISK pada DOS 6.22
Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:
1. Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi DOS atau drive Logical DOS.
2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan diaktifkan.
3. Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS atau Logical Drive.
1. 4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi tentang partisi.

4.FORMAT
Bentuk Umum:
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]
FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
* /V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character < =11
* /Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
* /U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca dan tulis
* /F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
* /B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
* MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
* /S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
* Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
* /T:tracks :menentukan jumlah tracks
* /N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan bersama /T
* tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
* /1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
* /4 :memformat disket 51/4 inch
* /8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.

5.SCANDISK
Bentuk Umum:
SCANDISK[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono][/nosummary][/fragment][/undo]
Keterangan:
Drive :berisi drive yang akan dicheck
* /AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
* /ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
* /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
* /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini
* /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
* /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika ditemukan tanpa merekam data.
* /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full screen untuk setiap kali pengecekan.
* /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
* /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
* /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
Contoh:
A:\>scandisk c:
Artinya mengecek drive c
C:\scandisk /all
Artinya mengecek semua drive yang ada.

6.XCOPY
Bentuk Umum:
XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]
Keterangan :
DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
* /Y :Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
* /-Y :Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
* /A :Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
* /M :Menyalin file yang telah diberi attribute archieve.Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M merubah attribute file asal.
* /D :date menyalin hanya file yang dimodivikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
* /P :digunakan agar MS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
* /S :Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan subdirektori didalamnya. Kecuali direktori kosong.
* /E :D igunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
* /V :untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
* /W : Digunakan agar MS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.
Contoh:
A:\>xcopy a: c: /s/e
Untuk menyalin file-file dari A: ke C: termasuk termasuk subdirektori kosong.
Proses pengkopian sukses sebanyak 40 file yang di copy ke C:

7.COMP
Fungsi : Membandingkan isi dua buah file atau lebih guna

8.Attrib adalah sebuah perintah yang digunakan untuk mengubah attribut file misalkan dengan perintah attrib kita bisa menyembunyikan file, membuat read only atau lainny atau mengembalikan ke bentuk attribut semula. Sudah paham
1. Buka Run > Ketik CMD 2. Muncul Tampilan layar Hitam (nah itu namanya Dos / Command Prompt
3. masuk Ke drive yang kita ubah semua file ke dalam attribut unhide misalkan d:\ Caranya ketil d: kemudian enter
4. langkah selanjutnya ketik : attrib -h -s -r -a /s /d kemudian tekan enter
Keterangan :
- digunakan untuk menghapus attribut
+ digunakan Untuk membuat attribut
h (berguna untuk merubah attribut Hidden atau sembunyi)
S (berguna untuk merubah attribut System)
r (berguna untuk merubah attribut Read Only)
a (berguna untuk merubah attribut Archive)
/s (digunakan untuk merubah file-file yang berada didalam seluruh folder
/d (digunakan untuk merubah semua Folder)

9.netstat
Netstat digunakan untuk mengetahui status jaringan (netstat singkatan dari network status).
MS-Windows: Start – Program – MS-DOS Prompt
Ketik: netstat -rn
C:\WINDOWS>netstat -rn
Route Table
Active Routes:
Network Address Netmask Gateway Address Interface Metric
127.0.0.0 255.0.0.0 127.0.0.1 127.0.0.1 1
255.255.255.255 255.255.255.255 255.255.255.255 0.0.0.0 1
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
Apabila sebuah host berada di jaringan yang lain dan tidak dapat dihubungi, kemungkinan terjadi kesalahan dalam tabel routing atau ada hubungan yang terputus di suatu tempat. Perlu dilakukan penelusuran di mana terjadi gangguan menggunakan utilitas TRACEROUTE.

10. tracert
MS-Windows: Start – Program – MS-DOS Prompt
Ketik: tracert
C:\WINDOWS>tracert 167.205.206.59
Tracing route to 167.205.206.59 over a maximum of 30 hops
1 <10 ms 1 ms <10 ms 10.1.1.12
2 1 ms 2 ms 2 ms 10.210.1.1
3 2 ms 2 ms 2 ms 167.205.206.59
Trace complete.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More